<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1176">
<titleInfo>
<title>MONITORING HIPERKALEMIA PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PENGGUNAAN Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACEI) VERSUS Angiotensin Receptor Blokers (ARB)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>APRILIA, VIRA YUDHA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Gagal jantung merupakan masalah klinis utama pada kesehatan masyarakat di seluruh dunia, terkait dengan kematian yang signifikan, morbiditas dan biaya perawatan kesehatan yang dikeluarkan. Di Amerika Serikat, gagal jantung merupakan penyebab utama pasien rawat inap yang memiliki tingkat tertinggi readmission (rawat inap ulang) 25% dari setiap diagnosis. Pasien rawat inap dengan gagal jantung terbanyak adalah wanita dengan usia ≥60 tahun dimana akan terjadi menopause yang menyebabkan penurunan hormon estrogen. Hormon ini berperan dalam pencegahan terbentuknya aterosclerosis dengan meningkatkan HDL (High Density Lipoprotein) sebagai pencegahan sehingga dapat memproteksi wanita terhadap risiko gangguan kardiovaskular. Beberapa komorbiditas dapat memperburuk terjadinya gagal jantung seperti Anemia, Gagal ginjal, dan Diabetes Melitus. Dalam mengatasi hal tersebut salah satunya dengan terapi antihipertensi. Antihipertensi yang paling sering digunakan dalam mengatasi gagal jantung yaitu golongan diuretik (furosemid oral 40 mg 1 kali sehari dan Indapamid oral 2,5-5 mg 1 kali sehari), yang berperan dalam mengurangi gejala yang terkait dengan retensi cairan, meningkatkan toleransi olahraga dan kualitas hidup, serta mengurangi edema paru dan perifer melalui pengurangan preload. Antihipertensi lain yang sering digunakan seperti ACEI (enalapril oral 10 mg 2 kali sehari, dan ramipril oral 5 mg 2 kali sehari, kaptopril 50 mg 3 kali sehari). Beta Blocker (metoprolol 25 mg 1 kali sehari, karvedilol 3,125 mg 2 kali sehari, bisoprolol 1,25 mg 1 kali sehari), dan Antagonis aldosteron (Spironolakton oral 25mg 1 kali sehari).</note>
<classification>6B.S-Far Apr m 27-20</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Apr m 27-20</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM27-6B.S/Far-2020</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Apr m 27-20</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>27-20.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>1176</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-01-27 12:16:55</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-01-27 12:17:52</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>