<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1232">
<titleInfo>
<title>KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA AMILUM REBUNG DARI BEBERAPA JENIS SPESIES BAMBU</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUTRISNO, IRVAN FIRMANSYAH ADI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 61p.; ill.; tab.; 21cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Rebung merupakan tunas bambu yang tumbuh dari kuncup rimpang didalam tanah. Ukuran rebung di setiap daerah berbeda-beda tergantung pada beberapa faktor seperti tempat tumbuhnya, suhu, serta kesuburan tanah. Dalam rebung terdapat kandungan asam amino, mineral, serat, dan karbohidrat. Kadar karbohidrat yang cukup tinggi pada rebung ini merupakan latar belakang dilakukannya penelitian ini dengan tujuan untuk diuji karakteristik fisikokimia dari beberapa jenis spesies bambu. Metode penelitian yang digunakan yaitu Eksperimental Laboratoris dengan menggunakan perbedaan konsentrasi sodium metabisulfit 3000 ppm, 4000 ppm, dan 5000 ppm. Selain penelitian Eksperimental Laboratoris penelitian ini juga menggunakan metode Literature Review yang berasal dari beberapa jurnal yang membahas tentang amilum dari berbagai jenis bambu secara umum. hasil derajat putih amilum terbaik adalah spesies Bambusa vulgaris yaitu 91,46 Lightness dengan konsentrasi 200 ppm pada suhu 5°C selama 60 detik., pH 5,61, moisture content  7,61 %, suhu gelatinasi 81°C, ukuran partikel 5µm, kadar amilum terbaik sebesar 16,6 % pada spesies Bambusa vulgaris dan kadar abu sebesar 1,55 %. Dari beberapa hasil uji karakteristik fisikokimia sebagian besar telah memenuhi persyaratan. Amilum dari rebung bambu memiliki potensi sebagai sumber amilum baru namun masih perlu penelitian lanjutan untuk mendapatkan hasil karakteristik fisikokimia yang sesuai spesifikasi sebagai bahan tambahan dalam formulasi sediaan farmasi.</note>
<classification>6B.S-Far Sut k 83-20</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Sut k 83-20</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM83-6B.S/Far-2020</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Sut k 83-20</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>83-20.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>1232</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-09 13:39:18</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-09 13:43:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>