<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1368">
<titleInfo>
<title>HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>EXZHAWYTRI, DEXTANIA RAGIL</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>x, 77p.; ill.; tab.; 30cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan sistolik 140 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Pada tahun 2019 kejadian penyakit jantung akibat hipertensi mencapai 45% dan stroke 51%. Menurunkan tekanan darah sistolik 10 mmHg telah terbukti mengurangi risiko kejadian penyakit kardiovaskular 20%, penyakit jantung koroner 17%, stroke 27%, dan gagal jantung 28%. Penelitian ini merupakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan yakni pasien hipertensi yang menjalani pengobatan rawat jalan di Puskesmas Mulyorejo dan Puskesmas Keputih Surabaya. Pengambilan data pasien menggunakan kuesioner skala Guttman dan MMAS-8 yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat dan gaya hidup pasien terhadap tekanan darah. Terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat dengan tekanan darah dengan hasil nilai p-value 0,05 dan nilai r hitung 0,361. Pada variabel gaya hidup dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara gaya hidup dengan tekanan darah serta gaya hidup dengan tingkat kepatuhan mium obat antihipertensi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Keputih dan Puskesmas Mulyorejo Surabaya masuk dalam kategori rendah sebesar 60%. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat dengan tekanan darah, gaya hidup pasien dengan tekanan darah, dan gaya hidup pasien dengan tingkat kepatuhan minum obat.</note>
<classification>6B.S-Far Exz h 12-23</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Exz h 12-23</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM12-6B.S/Far-2023</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Exz h 12-23</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>12-23.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>1368</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-03-13 13:04:20</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-13 13:05:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>