<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="629">
<titleInfo>
<title>PENGARUH BERAT BOLA MILLING TERHADAP PEMBENTUKAN NANOPARTIKEL KITOSAN DARI LIMBAH KULIT UDANG Litopenaeus vannamei (Karakterisasi Ukuran Partikel Dan Zeta Potensial)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Cahayaputri, Hera Insani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii, 75p.; ill.; tab.; 30cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

PENGARUH BERAT BOLA MILLING TERHADAP PEMBENTUKAN NANOPARTIKEL KITOSAN DARI LIMBAH  KULIT UDANG Litopenaeus vannamei
( Karakterisasi Ukuran Partikel Dan Zeta Potensial ) HERA INSANI CAHAYAPUTRI
20140430023

Pembimbing :
Giftania Wardani Sudjarwo,, S.Farm.,M.S., Apt, Mahmiah, S.si., M.si




Kitosan merupakan polimer yang tersusun dari 2-amino-2-deoksi-P-D-glukosa yang dapat diperoleh dengan cara pengolahahan kitin. Pengubahan molekul kitin menjadi kitosan diperoleh dengan cara mengubah gugus asetamida (-NHCOCH3) pada kitin menjadi gugus amina (-NH2) pada kitosan. Kitosan saat ini merupakan kandidat potensial dalam pengembangan bahan baku obat di Indonesia. Namun dalam proses pengembanganya kitosan mempunyai kelarutan yang sangat rendah dalam air sehingga membuat daya adsorbsinya rendah dan kurang stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki kelarutan kitosan yang sangat rendah dalam aquadest dan tidak larut dalam pelarut organik. Salah satu upaya untuk memperbaiki sifat kelarutan kitosan yaitu dengan pembentukan nanopartikel. Nanopartikel memiliki keunggulan dibandingkan dengan material sejenis dalam ukuran besar (bulk) karena ukuran nano-partikel memiliki nilai perbandingan antara luas permukaan dan volume yang lebih besar jika dibandingkan dengan bahan sejenis dalam ukuran besar, sehingga nano-partikel bersifat lebih reaktif. Metode  pembentukan  nanopartikel  dengan  ball  mill   yang  dilakukan  pada penelitian ini menggunakan perbandingan antara variasi berat bola milling dan waktu milling. Variasi berat bola yang digunakan yaitu 5, 10, 15, 20 dan 25 gram dalam waktu 1 jam. Karakteristik yang penting pada nanopartikel berupa ukuran partikel dan zeta potensial. Dari hasil Penelitian menunjukkan bahwa ball milling berbanding terbalik dengan ukuran partikel dan berbanding lurus dengan zeta potensial.  Dengan  hasil  ukuran  partikel  antara  97.91-360.47  nm,  dan  zeta potensial dengan rata –rata antara 0,84 – 7 mV.

Kata Kunci : nanopartikel, ball mill, kitosan, ukuran partikel, zeta potensial</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Cah p 10-18</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM10-6B.S/Far-2018</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Cah p 10-18</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>2014-10.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>629</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-14 12:50:43</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-15 09:51:53</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>